Senin, 24 Juli 2023

Studi Independen Kontemporer SAK ETAP Teori dan Praktek (Jilid 2)

 



Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dimaksudkan untuk digunakan oleh Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP), yaitu entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan; dan menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum  (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal.  
SAK ETAP bertujuan untuk menciptakan fleksibilitas dalam penerapannya dan diharapkan memberi kemudahan akses ETAP kepada pendanaan dari perbankan. SAK ETAP merupakan SAK yang berdiri sendiri dan tidak mengacu pada SAK Umum, sebagian besar menggunakan konsep biaya historis; mengatur transaksi yang dilakukan oleh ETAP; bentuk pengaturan yang lebih sederhana dalam hal perlakuan akuntansi dan relatif tidak berubah selama beberapa tahun. SAK ETAP dibuat untuk menginformasikan posisi keuangan, kinerja keuangan, dan laporan arus kas suatu entitas yang bermanfaat bagi pengguna tertentu dalam pengambilan keputusan ekonomi. Laporan keuangan ini juga menunjukkan pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Buku bisa didapatkan di toko buku terdekat di kota Anda, Google book, (unduh file lengkap buku, dll.)

ISBN                    : 978-623-5486-07-9

Penulis                : Ibnu Fajarudin
Jenis buku           : Buku Ajar
Ukuran Fisik        : B5 (17,6 x 25 cm)
Jumlah Halaman : 220 hal.; viii
Kertas /Cetak      : HVS/BW
Sampul                : Jilid Kawat/Soft Cover
Tahun terbit         : Juni 2023
ISBN: 978-623-5486-11-6 (Jilid 2) 
           978-623-5486-09-3 (No. Jilid Lengkap)

Jumat, 21 Juli 2023

Pembaharuan Sistem Hukum Ekonomi Syariah

Cita hukum Islam dalam bidang ekonomi terlihat dalam konsepnya tentang aktivitas ekonomi dipandang sebagi wahana bagi masyarakat paling tidak pelaksanaan dua ajaran Al-Qur’an, yaitu prinsip saling at-ta’awwun (membantu dan saling bekerja sama antara anggota masyarakat untuk kebaikan) dan prinsip menghindari garar (transaksi bisnis dimana didalamnya terjadi unsur penipuan yang akhirnya merugikan salah satu pihak).

Masuknya unsur Islam (ekonomi syariah) dalam cita hukum ekonomi Indonesia, bukan berarti mengarahkan ekonomi nasional ke arah idiologi ekonomi agama tertentu, tetapi dikarenakan ekonomi syari'ah sudah lama hidup dan berkembang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Sistem ekonomi syari'ah adalah salah satu dari sistem ekonomi lainnya seperti kapitalisme dan sosialisme. 

Dalam perspektif konstitusi ekonomi, kita tidak perlu terjebak dalam diskusi mengenai idiologi ekonomi. Ekonomi Syariah keberadaannya mempunyai landasan yang kuat baik secara formal syar’i maupun formal konstitiusi. Secara formal syar’i, keberadaan ekonomi Syariah mempunyai landasan dalil yang kuat. Dalam konteks negara, ekonomi Syariah mempunyai landasan konstitusioanal. Perkembangan ekonomi Islam atau yang lazim dikenal dengan ekonomi syariah di Indonesia berlangsung dengan begitu pesat. 

ISBN                    : 978-623-5486-08-6
Penulis                : Suwardi
Jenis buku           : Monolog
Ukuran Fisik        : A5 (14,8 x 21 cm)
Jumlah Halaman : 124 hal.; viii
Kertas /Cetak      : HVS/BW
Sampul                : Jilid Kawat/Soft Cover
Tahun terbit          : Juli 2023



PERENCANAAN ANGKUTAN UMUM: Integrasi Teori, Rekayasa Infrastruktur & Kebijakan untuk Sistem Multimoda Berkelanjutan di Indonesia

Buku "Perencanaan Angkutan Umum"  ini menyajikan kerangka yang komprehensif dan kontekstual dalam merancang sistem mobilitas perko...