Jumat, 07 Mei 2021

Salesmanship & Negosiasi Bisnis: Kemasan, Label dan Jaringan Penjualan

Ada misi sederhana yang ingin penulis capai dengan buku ini yaitu tujuan utama menulis buku ini adalah untuk memberikan bahan bacaan bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah Salesmanship & Negosiasi Bisnis, dan juga diperuntukkan bagi pelaku usaha kecil yang ingin memajukan bidang usahanya menjadi lebih baik sehingga mampu bersaing dan memiliki daya nilai jual di pasar dan mampu berkembang sesuai harap pelaku usaha. Sebenarnya sudah cukup banyak buku yang beredar di pasar buku yang bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan mereka dalam mengelola, mengatur dan lebih fokus dalam menjalankan kegiatan usaha secara efektif. Buku ini ditulis sebagai pelengkap buku yang sudah ada di pasaran, sebagai media baca bagi pelaku usaha kecil sehingga mereka menjadi lebih paham dalam melakukan pengembangan, perbaikan dan kreatifitas ketika mereka memproduksi produknya melalui label, kemasan dan jaringan penjualan. Harapan penulis dengan membuat atau menulis buku ini dapat dibaca dan dipelajari oleh pelaku usaha kecil dan P-IRT yang selama ini menjalankan usahanya masih dengan cara tradisional dalam mengemas produknya yang dipasarkan kepada konsumen. Sehingga ke depan, pelaku usaha kecil punya gambaran dan persepsi yang lebih baik dalam menyajikan, menampilkan produk mereka dengan membenahi label dan kemasan produknya serta mampu meningkatkan kerjasama sesama pelaku usaha kecil dalam membangun jaringan penjualan mereka. Selain pelaku usaha kecil, buku ini mungkin cocok dibaca bagi khususnya anggota koperasi yang ingin memiliki usaha sendiri secara mandiri, terutama yang berkaitan dengan masalah labe, kemasan dan jaringan penjualannya. Berdasar hal tersebut di atas, buku ini disusun bersumber dari rangkuman berbagai materi pelatihan yang selama ini diberikan kepada anggota koperasi yang menjadi pelaku usaha kecil terutama yang ada keterkaitan dan hubungannya dengan motivasi bagi anggota koperasi dalam membangun usaha kecil dalam upaya meningkatkan kesejahteraan di lingkungan usaha dan keluarga. Topik atau materi lain yang dijadikan bahan dalam kegiatan pelatihan sebagai narasumber dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi : penyuluhan sekaligus pelatihan dalam mendisain label bagi produk usaha kecil yang selama ini masih terbilang tertinggal dibandingkan produk industri modern, melalui perbaikan label maka akan terbuka peluang yang lebih baik bagi industri produk pangan rumahan atau pangan industri rumah tangga yang semakin hari semakin pesat perkembangannya. Selain itu, perbaikan disain pada label produk makanan akan mampu memberikan nilai tambah dan daya saing produk tersebut bagi konsumen dan pasar yang lebih luas. Bidang lain yang menjadi fokus dalam perbaikan produk industri rumah tangga adalah perbaikan bahan, bentuk dan disain kemasan. Seperti produk : kerupuk, terasi, jamu tradisional, makanan/kue kering dan berbagai bentuk makanan olahan lainnya yang kesemuanya dihasilkan oleh pelaku usaha kecil yang menjadi anggota koperasi. Pada materi yang lain juga disajikan mengenai pelatihan penggunaan internet sebagai sarana penjualan online bagi produk anggota koperasi, namun penjualan online lebih menekankan pada penggunaan media sosial yang sekarang semakin ngetrend penggunaannya dikalangan pelaku usaha, media sosial yang disajikan disini sebagai sarana dalam penjualan online adalah Istagram dan Google Plus. Materi terakhir pada buku ini, adalah bahasan mengenai membentuk jaringan usaha bagi pelaku usaha kecil dalam memperluas pasar dan jalinan kerjasama diantara pelaku usaha kecil tersebut, sehingga terbuka peluang dan manfaat yang dapat diambil dengan adanya jaringan usaha tersebut. Kemajuan penggunaan media online tidak dapat dilepaskan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi yang berkembang belakangan ini. Dengan perkembangan teknologi tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi kemajuan usaha khususnya dikalangan pelaku usaha kecil (P-IRT). Dengan jaringan usaha, pelaku usaha kecil memiliki peluang lebih besar dalam memperluas pasarnya, sehingga konsumen yang mereka layani tidak dibatasi oleh ruang, tempat dan waktu. Mengembangkan usaha di era modern, memang membutuhkan sebuah keberanian untuk maju, walau awalnya terlihat sulit, namun dengan menggunakan jaringan usaha, sesama pelaku usaha kecil akan dapat saling bertukar komoditi dan produknya untuk saling bertukar pasar secara jangka panjang, yang pada akhirnya akan memperluas pasar mereka masing-masing.



 

APLIKASI DAN PEMODELAN PROGRAM PLAXIS Untuk Penyelesaian Permasalahan Tanah Lunak (Seri Praktis).

 


Indonesia merupakan negara berpantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Panjang garis pantai Indonesia tercatat
81.000 km. Pada umumnya lapisan tanah pada garis pantai tersebut adalah lapisan tanah yang terbentuk pada geologi abad kuarter sehingga sebagian besar merupakan daerah kipas atau endapan tanah lempung yang kuat geser tanahnya memiliki konsistensi tanah lunak. Jenis tanah ini merupakan jenis tanah yang memiliki sifat kurang menguntungkan dalam rekayasa geoteknik lantaran kuat dukung/gesernya yang rendah dan kompresibilitasnya (kemampumampatan) yang tinggi.

Sudah banyak kasus kegagalan bangunan atau kegagalan konstruksi yang terjadi saat pembangunan konstruksi di atas tanah lunak. Oleh karenanya, suatu konstruksi dapat berdiri dengan baik sesuai kriteria keamanan bangunan apabila cara penanganan tanah dasarnya benar. Sedangkan buku rekayasa geoteknik yang mengupas bagaimana mengatasi permasalahan tanah lunak akibat suatu konstruksi timbunan tanah masih langka sampai saat ini. Dari situlah penulis tergerak untuk menyusun buku praktis yang memuat langkah-langkah penyelesaian suatu aplikasi dan pemodelannya.

Tata cara penggunaan program PLAXIS menjadi lampiran buku ini. Ada beberapa teknik pengambilan parameter kekakuan tanah, pemodelan undrained, dan bagaimana membuat tegangan awal dibahas serta latihannya.

Senin, 22 Februari 2021

IDENTIFIKASI KENDARAAN BERMOTOR DENGAN CHIP ESP8266 M2 (2018)

IDENTIFIKASI KENDARAAN 
BERMOTOR DENGAN CHIP ESP8266 M2

Disusun oleh:
Slamet Winardi, ST, MT, Dr. Ir. Dadang Supriyatno, MT, Benediktus Anindito, S.Kom, M.MT, Dr. Sri Wiwoho Mujanarko, ST,MT, Natalia Damastuti, ST, MT, Bayu Saputra.
ISBN: 978-602-6557-33-9
Ukuran Buku: B5 (17,6 x 25 cm) 84 hal., xii;  
Copyright © 2018 oleh Narotama University Press 



Buku tentang identifikasi kendaraan bermotor secara digital dengan sinyal wifi ini kami persembahkan kepada almamater kami yang telah memberikan fasilitas untuk melakukan penelitian dan merestui kami semua, semoga buku ini dapat bermanfaat untuk menambah ilmu bagi sivitas akademika dan masyarakat umum. Terimakasih kami ucapkan kepada Ristek Dikti yang telah memberikan dana penelitian kami hingga dapat menyelesaikan buku teks ini. Terimakasih kepada Rektor Universitas Narotama atas berkenannya memberikan tempat untuk melakukan penelitian kami ini. Terimakasih juga kepada LPPM yang telah mempermudah pelaksanaan penelitian ini sehingga semua kegiatan dapat dilakukan dengan baik. Taka da gading yang tak retak, buku ini masih banyak kekurangan dan memerlukan banyak penyempurnaan, kami tim penulis menerima saran dan kritik membangun untuk menyempurnakan buku kami. 



PERENCANAAN ANGKUTAN UMUM: Integrasi Teori, Rekayasa Infrastruktur & Kebijakan untuk Sistem Multimoda Berkelanjutan di Indonesia

Buku "Perencanaan Angkutan Umum"  ini menyajikan kerangka yang komprehensif dan kontekstual dalam merancang sistem mobilitas perko...